Sebelum Mendaki, Simak Dulu Aturan Di Ranu Kumbolo Yuk

Objek wisata yang terkenal di kalangan pendaki ini selain memiliki pesona alam mengagumkan juga menyimpan beberapa misteri. Salah satunya adalah dewi penunggu danau, tapi bukan itu yang akan dibahas. Kami akan berbagai informasi mengenai aturan yang harus diperhatikan sebelum camping di tepi danau cantik ini. Penasaran? Langsung simak yuk.

Mendirikan Tenda

Walaupun banyak tanah lapang di sekitar Danau Ranu Kumbolo, namun hanya ada dua lokasi saja yang bisa kamu pilih untuk dijadikan lokasi mendirikan tenda. Yang pertama yaitu di savana dekat pos empat sedikit turun ke bawah, dan yang kedua adalah di dekat shelter di balik bukit danau. Selain di kedua tempat tersebut, kita dilarang untuk mendirikan tenda, karena masyarakat adat Tengger menganggap tanah di sekitar Ranu Kumbolo adalah tanah yang sakral.

Jangan Berenang Di Danau

Wisatawan tidak diperbolehkan berenang di Ranu Kumbolo. Alasannya bukan saja soal sakral atau dewi penunggu danau, namun juga karena keamanan. Suhu air danau yang tidak menentu ditambah kedalamannya yang mencapai 28 meter bisa berakibat fatal kalau masih saja nekat berenang di danau Ranu Kumbolo.

Batas Mendirikan Tenda

Selain terdapat aturan soal kawasan mana saja yang diperbolehkan untuk mendirikan tenda, ada juga ketentuan soal posisi mendirikan tendap di tepi danau. Demi menjaga kebersihan danau tetap terjaga, para pendaki tidak diperbolehkan mencirikan danau terlalu dekat dengan bibir danau. Jarak terdekatnya adalah 15 meter dari tepi danau. Selain itu, untuk memastikan danau tetap bersih dan tidak tercemar, wisatawan juga dilarang untuk memberi makan kepada ikan apalagi buang sampah sembarangan. Bagi yang melanggar dan ketahuan, siap-siap deh diusir dari danau.

Mencuci Peralatan Makan

Kawasan ini juga memiliki aturan soal mencuci alat makan, wisatawan tidak diperbolehkan mencuci perabot kotor bekas makan langsung di danau. Untuk mencucinya, pengunjung bisa membuat lubang galian di area lebih dari 15 meter dari tepi danau. Lubang inilah yang bisa dijadikan tempat mencuci atau membuang sisa makanan, yang setelahnya bisa ditimbun kembali.

Mandi Dan Buang Air

Untuk keperluan mandi atau buang air, pengunjung diperbolehkan untuk menggali lubang dan harus ditimbun kembali kalau sudah selesai. Untuk pengunjung wanita, pengelola sudah menyiapkan kamar mandi sendiri, namun untuk airnya harus mengambil dulu di danau.

Dilarang Menyalakan Api Unggun

Untuk menjaga kualitas hutan di sekitar Ranu Kumbolo dari pengambilan kayu bakar berlebih dan menghindari kemungkinan kebarakan hutan. Pihak pengelola tidak memperbolehkan siapapun untuk membuat api unggun. Sebagai gantinya, pihak pengelola akan membuatkan satu api unttun yang bisa digunakan bersama seluruh pendaki yang berada di camp saat itu. Itulah beberapa aturan yang wajib kamu perhatikan sebelum mendaki ke Ranu Kumbolo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *